Proses Pembuatan Gula Merah dari Nira Ternyata Cukup Panjang

Gula merah atau masyarakat umum biasa menyebutnya dengan nama gula Jawa ini ternyata diproses melalui tahapan yang cukup panjang sebelum bisa dikonsumsi. Walau kelihatannya mudah dibuat, sebetulnya proses pembuatannya cukup rumit. Ditambah lagi jika salah satu prosesnya tidak dilakukan dengan teliti maka hasilnya tidak akan sebagus seperti yang dijual di pasaran. Kalian pasti penasaran bagaimana proses pembuatan gula merah, bukan? Berikut ini akan saya bagikan proses untuk membuatnya.

Proses Pembuatan Gula Merah

proses pembuatan gula merah

Gula merah atau gula aren atau gula jawa adalah gula murni yang berasal dari tanda bunga jantan pohon enau atau nira pohon kelapa. Gula merah biasa nya adalah bahan baku yang mutlak untuk beberapa produk seperti kecap manis, kacang hijau, wedang jahe, dan lain nya. Maka dari itu, hari ini kami akan membahas cara pembuatan gula merah asli. Mulai dari proses awal yaknin memanen gula merah, hingga pada tahap akhir nya.

Sebelum Melakukan Proses Pembuatan Gula Merah, Kita Melakukan Perawatan dan Pemupukan pada Pohon Aren

Pupuk kandang merupakan pilihan utama yang sering digunakan supaya pohon aren dapat tumbuh dan berkembang secara alami. Pemupukan ini biasanya dilakukan tiap dua minggu sekali atau sebulan sekali tergantung kondisi tanah yang ada di bawah pohon aren.

Pada bagian bawah pohon aren harus selalu dibersihkan dari gulma dan tanaman yang mengganggu. Cara ini dilakukan supaya proses penyerapan nutrisi untuk pohon aren bisa dimaksimalkan dan tidak ada penyakit atau hama yang menyerang pohon aren. Pemupukan ini tetap berlangsung selama pohon aren masih bisa produktif dan tumbuh dengan normal.

Penyadapan

proses pembuatan gula merah

Pohon aren yang sudah tumbuh cukup besar akan mengeluarkan bunga yang nantinya akan disadap. Sebenarnya, gula merah bisa dibuat dari nira yang berasal dari pohon keluarga palma seperti kelapa, aren, dan pohon siwalan. Masing-masing memiliki karakteristiknya sendiri saat sudah diolah menjadi gula merah.

Pangkal bunga tadi diikat menggunakan tali sehingga akan bisa menghambat proses pemekaran dari bunga aren. Nantinya pangkal bunga ini akan terjadi pembengkakan dan penumpukan sari pati makanan. Setelah beberapa lama, proses yang selanjutnya adalah mengiris-iris secara bertahap pada bagian tadi untuk mengeluarkan cairan gula dari bunga.

Cairan inilah yang disebut sebagai nira sebagai bahan utama dalam pembuatan gula merah. Nira yang dihasilkan kemudian ditampung dalam wadah khusus terbuat dari bambu yang diikatkan agar tidak jatuh. Proses pemanenan hasil nira ini akan dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi hari dan sore hari.

Semua nira yang sudah diambil kemudian akan ditampung di jerigen besar yang biasanya dapat memuat hingga 20 liter nira untuk satu jerigennya.

Baca juga : Mesin Gula Semut, Mesin Pembuat Gula Semut Anda 2022

Pemasakan Nira Menjadi Gula Merah

proses pembuatan gula merah

Setelah nira didapatkan dan wadah tampungannya dikembalikan pada posisi semula, maka proses yang berikutnya adalah pemasakan nira untuk dibuat menjadi gula merah. Jarak antara pemanenan dan pemasakan memang terbilang sangat singkat karena untuk menghindari proses fermentasi oleh bakteri yang ada di dalam nira.

Jika terlalu lama maka rasa nira akan menjadi lebih asam dan hasil gula merah rasanya juga lebih asam. Nira yang siap dimasak sebelumnya disaring terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran yang ada di dalamnya, baru kemudian ditempatkan di dalam wajan besar di atas tungku api yang membara.

Butuh waktu setidaknya empat hingga lima jam supaya nira dapat berubah menjadi lebih kental dan berwarna kecoklatan.  Proses pemasakan bisa dibilang cukup lama dan harus benar-benar diawasi karena jika sebentar saja meninggalkan proses memasak tersebut, maka hasil olahan gula merah akan menghitam. Tentu saja ini akan mengurangi kualitas dan harga jual dari gula merah nantinya.

Proses Pembuatan Gula Merah yang Terakhir yakni Pencetakan

proses pembuatan gula merah

Setelah nira benar-benar matang dan lebih mengental dari tekstur sebelumnya, maka nira bisa langsung dimasukkan ke dalam cetakan dan dipindahkan ke rak khusus untuk proses pendinginan.

Gula merah yang sudah dingin nantinya akan dikeluarkan dari cetakan dan dibungkus ke dalam tempat khusus terbuat dari plastik.

Wah, ternyata cukup panjang juga ya proses pembuatan gula merah. Gula merah yang bentuknya sederhana saja ternyata membutuhkan proses yang cukup lama. Namun, tak sebanding dengan harga pasarnya yang relatif murah. Jadi bagaimana nih? Kalian tertarik untuk membuatnya?

Leave a Comment